Minggu, 23 Agustus 2015

Tiga perbuatan buat Ticket ke syurga

Tiga Perbuatan Buat 'Ticket' Syurga"

Dari Ali Ra, dia berkata; Rasululloh SAW bersabda: "Sesungguhnya di syurga ada sebuah kamar yang bagian dalamnya dapat terlihat dari luarnya dan bagian luarnya dapat terlihat dari bagian dalamnya." maka ada seorang arab pedesaan bertanya; "Wahai Rasulullah, untuk siapa itu?" beliau menjawab: "Untuk orang yang bagus ucapannya, memberi makan kepada orang lain dan orang yang shalat menghadap Allah di malam hari sementara orang-orang sedang tertidur." (HR. Ahmad : 1268)

Romadhon telah berlalu, dengan segala kenangan dan segala catatan amal, khusus 'dipersembahkan' untukNya, Pemilik Kesempurnaan, Pemilik sifat kasih sayang, dan semoga kembali suci bagai bayi, karena janji Beliau SAW terhadap ummatnya, semua dosa terampuni, termaafkan, sebagai 'hadiah' bagi mereka yang berpuasa dan menghidupkan malam selama satu bulan.

Seyogyanya kunci syurga telah 'digenggam', beriring merayakan hari kemenangan, kembali kepada kesucian, menjadi manusia dengan kepribadian yang indah setiap waktunya.

Hadits diatas menjadi solusi kongkrit buat mereka yang ingin terus 'menggenggam' kunci syurga hingga akhir hayatnya, bagus ucapan, suka memberi makan dan 'menghidupkan' malam saat banyak orang terlelap dalam kesenangan, sesungguhnya tidak terlalu sulit dan terlalu sederhana, cuma kadang keinginan kuat didalam hati buat menyongsong bahagia nanti yang tidak semua orang memiliki.

Bila ada yang berkata bahwa masuk syurga bukan karena amal seorang hamba, tetapi MUTLAK karena RAHMAT dari Alloh, maka pendapat tersebut adalah benar adanya nya, tetapi mereka juga perlu melengkapi pengetahuan agamanya dengan bacaan al-quran, bahwa RAHMAT Allah sangat dekat untuk mereka yang selalu berbuat kebaikan.

Mengamalkan hadits diatas, adalah sebuah ejawantah usaha melakukan kebaikan dan tentunya RAHMAT Allah akan selalu mengiringi, nah aman dah urusan semuanya.

Mari sdr/sahabatku... 
iringi ucapan dari sebuah keinginan untuk menjadi penghuni syurga dengan amal perbuatan yang kongkrit, jangan ingin secara verbal atau tulisan doang dah, lakukanlah, DO IT.

Wallahu A'lam Bisshowab.
Semoga Bermanfaat.
Copy.zainuri
😊❤👍

Tertipu waktu

TERTIPU WAKTU🌼
Waktu berlalu begitu halus menipu. Tadi pagi belum sempat dzikir pagi tau2 sudah jam 9.00 pagi. Belum sempat sedekah pagi matahari sudah meninggi.
Rencananya jam 9.30 mau sholat dhuha, tiba2 adzan dhuhur sudah terdengar. Pinginnya sih setiap pagi menghabiskan baca 1 juz Al Qur'an atau minimal surat al Waqi'ah yang hanya 96 ayat. Tapi ya itu, "pinginnya itu" sudah setahun yang lalu dan kebiasaan itu belum terlaksana.
Ada sebenarnya komitmen diri, tidaklah berlalu malam kecuali dengan tahajud dan witir, sekalipun hanya 3 rakaat singkat saja. Dan komitmen itu belum dilaksanakan sejak 2 tahun lewat. Tanpa hukuman diri atas pengkhianatan komitmen dan tanpa perasaan bersalah lebih sehingga harus menangis dalam taubat.
Dulu juga pernah terpikir punya anak asuh, entah yatim apa miskin, yang di santuni tiap bulannya. Ya karena kesibukan lupa merealisasikannya, dan itu sudah berlangsung sekitar 3 tahunan yang lalu...
Akan terus beginikah nasib "hidup" kita menghabis-habiskan umur ?! Berhura-hura dengan usia ?! Tiba2 masuklah usia di angka 30 sebentar kemudian 40 tahun. Tak lama terasa kemudian orang memanggil kita dengan sebutan "mbah.." pertanda kita sudah tua. Uban yang mulai menghias kepala, keriput yang menghias kulit, tenaga yang tidak seberapa.
Menunggu ajal tiba...sejenak mengintip catatan amal yang kita ingat pernah berbuat apa. Astaghfirulloh..tak seberapa, sedekah dan wakaf juga sekedarnya, malah banyakan harta yang kita makan, buat tanah, rumah, usaha dan katanya untuk investasi dan ninggalin anak cucu yang belum tentu mereka suka.
Jika demikian..Apakah ruh tidak melolong menjerit saat harus berpisah dari tubuh..?! Tambahkan usiaku ya Alloh !. Aku butuh waktu untuk beramal dan berbekal ..Belum cukupkah main2mu selama 50 tahun atau 60 tahun ? Butuh berapa tahun lagi untuk mengulang pagi, sore, hari, minggu, bulan dan tahun yang sama ! Tanpa pernah merasa kehilangan untuk menghasilkan pahala di setiap detiknya. Tidak akan pernah cukup 1000 tahun bagi yang terlena...
Astaghfirullah....

Minggu, 09 Agustus 2015

Ketika Umurku sudah 40 Tahun

"KETIKA UMURKU SUDAH 40 TAHUN"

1. Umur 40 tahun merupakan puncaknya masa2 remaja…ibarat kita sedang dipuncak gunung lalu setelah itu kita akan berjalan turun, apakah lambat atau cepat untuk sampai tujuan (alam kubur)….

2. Umur 40 tahun berada pada persimpangan jalan terakhir apakah akan lebih baik atau malah lebih buruk ketika di akhir perjalan kehidupannya karena umur umat nabi Muhammad antara 60 hingga 70 tahun atau lebih dari itu…

3. Umur 40 tahun sudah saatnya semakin memperbanyak ibadah hingga ajal menjemput dan perbanyak berdoa agar diwafatkan dalam keadaan muslim dan dikumpulkan bersama orang2 muslim.

4. Umur 40 tahun perbanyak istighfar memohon ampun pada Allah atas dosa2 yang telah kita lakukan dimasa lalu (Taubatan nasuha).

5. Umur 40 tahun perbanyak berdoa agar anak2 keturunan kita menjadi anak2 yang shalih yang ikhlas mendoakan orang tuanya baik ketika masih hidup maupun sudah tiada…

6. Umur 40 tahun jangan sampai melenakan kita dari kecintaan pada harta dan anak2 kita secara berlebihan, maka infaqkanlah dijalan Allah sebagian rizqi yang telah Allah karuniakan pada kita.

7. Umur 40 tahun (terutama ikhwan) wajib semakin berbakti dan berbuat baik kepada orangtua jika masih hidup karena kita dan harta kita milik orang tua kita, maka perbanyak doa agar kita bisa mensyukuri nikmat yang begitu besar yang telah Allah berikan pada kita…jika orang tua kita sudah tiada maka doakan mereka dan kunjungi teman2 akrab orang tua kita yang masih hidup dan berbuat baiklah pada mereka.

8. Umur 40 tahun agar melazimkan doa sebagaimana dalam firman Allah QS. Al Ahqaf : 15

رَبِّ أَوزِعنِي أَن أَشكُرَنِعمَتَكَ الَّتِي أَنعَمتَ عَلَىَّ وَعَلَىوَلِدَىَّ وَأَن أَعمَلَ صَلِحًاتَرضَهُ وَأَصلِح لِىفِى ذُرِّيَّتِي إِنِّى تُبتُ إِلَيكَ وَإِنِّى مِنَ المُسلِمِينَ

"Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmatMU yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang Engkau ridhai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang yang berserah diri."

Sebagai penutup ingatlah wahai saudaraku… sesungguhnya sebaik2 manusia adalah yang umurnya panjang dan banyak amalnya (sesuai dengan sunnah).

Dan ingatlah tentang 3 manusia yang tidak akan diajak bicara oleh Allah dan mendapat siksa yang pedih diantaranya :
1. Orang tua yang berzina
2. Penguasa yang bohong (pendusta)
3. Orang miskin yang sombong

Maka waspadalah terutama kita2 yang sudah berumur 40 tahun…

الله أعلم

Diringkas dari kajian ustadz Dr. Syafiq Reza Basalamah